Paspor menjadi salah satu dokumen paling mendasar yang wajib disiapkan sebelum berangkat umroh. Memahami cara membuat paspor untuk umroh sejak awal akan membantu Anda menghindari kendala administratif menjelang keberangkatan, terutama bila ada anggota keluarga yang belum pernah memiliki paspor sebelumnya.

Artikel ini membahas dokumen yang diperlukan, syarat khusus bagi anak yang belum memiliki KTP, biaya, hingga estimasi waktu proses pembuatan paspor.
Daftar Isi
- Mengapa Paspor Perlu Disiapkan Sejak Awal.
- Dokumen yang Diperlukan untuk Membuat Paspor Dewasa.
- Pentingnya Kesesuaian Data di KTP, KK, Akte Lahir, dan Buku Nikah.
- Syarat Membuat Paspor untuk Anak yang Belum Memiliki KTP.
- Bagaimana Cara Mendaftar Paspor Lewat M-Paspor.
- Berapa Biaya Pembuatan Paspor.
- Berapa Lama Proses Pembuatan Paspor.
- Kapan Waktu Ideal Mengurus Paspor Sebelum Keberangkatan.
- Risiko Jika Data Antar Dokumen Tidak Sesuai.
- Solusi Jika Data Tidak Sinkron.
- FAQ Seputar Cara Membuat Paspor untuk Umroh.
- Call to Action
Mengapa Paspor Perlu Disiapkan Sejak Awal
Proses pembuatan paspor melibatkan verifikasi data kependudukan yang cukup ketat, sehingga tidak bisa diurus mendadak menjelang keberangkatan. Bila ditemukan ketidaksesuaian data antar dokumen, prosesnya bisa memakan waktu lebih lama karena perlu melampirkan surat keterangan tambahan.
Karena itu, sebaiknya paspor diurus sesegera mungkin setelah Anda menentukan durasi paket umroh dan jadwal keberangkatan bersama travel umroh resmi di Surabaya, agar tidak terburu-buru saat mendekati hari keberangkatan.
Dokumen yang Diperlukan untuk Membuat Paspor Dewasa
Bagi pemohon dewasa yang membuat paspor untuk pertama kali, dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
- KTP elektronik yang masih berlaku.
- Kartu Keluarga (KK) terbaru.
- Salah satu dari akte kelahiran, buku nikah, atau ijazah yang mencantumkan nama, tempat, dan tanggal lahir serta identitas lain yang sama dengan KTP dan KK.
- Paspor lama, bagi yang sudah pernah memiliki paspor sebelumnya.
Seluruh dokumen sebaiknya dibawa dalam bentuk asli dan fotokopi saat proses verifikasi di kantor imigrasi.
Pentingnya Kesesuaian Data di KTP, KK, Akte Lahir, dan Buku Nikah
Salah satu hal yang paling sering menghambat proses pembuatan paspor adalah ketidaksesuaian data antar dokumen. Nama dan tanggal lahir yang tercantum di KTP, Kartu Keluarga, akte kelahiran, maupun buku nikah WAJIB SAMA PERSIS. Perbedaan sekecil apa pun, misalnya ejaan nama atau selisih tanggal lahir, berpotensi membuat permohonan paspor tertunda hingga data diperbaiki atau dilengkapi surat keterangan resmi dari instansi terkait.
Karena itu, sebelum mendaftar paspor, luangkan waktu untuk memeriksa kembali seluruh dokumen kependudukan Anda dan keluarga. Bila ditemukan perbedaan data, segera urus perbaikannya di kantor kelurahan atau dinas kependudukan setempat sebelum mengajukan permohonan paspor.
Syarat Membuat Paspor untuk Anak yang Belum Memiliki KTP
Bagi anak yang belum memiliki KTP karena usianya belum mencukupi, persyaratan pembuatan paspor sedikit berbeda dari pemohon dewasa. Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
- Kartu Keluarga (KK) yang mencantumkan nama anak
- Akte kelahiran anak
- Buku nikah orang tua
Selain kelengkapan dokumen tersebut, kedua orang tua wajib hadir langsung saat proses pengajuan paspor anak di kantor imigrasi. Kehadiran keduanya diperlukan sebagai bagian dari verifikasi hubungan keluarga sekaligus persetujuan orang tua atas pembuatan paspor anak.
Sama seperti pemohon dewasa, pastikan nama dan tanggal lahir anak yang tercantum di KK, akte kelahiran, dan buku nikah orang tua benar-benar konsisten agar proses verifikasi berjalan lancar.
Bagaimana Cara Mendaftar Paspor Lewat M-Paspor
Pengajuan paspor saat ini dilakukan melalui aplikasi resmi M-Paspor yang dapat diunduh lewat Play Store atau App Store. Berikut langkah umumnya:

- Unduh dan buat akun di aplikasi M-Paspor menggunakan email dan nomor telepon aktif.
- Isi data permohonan sesuai dokumen kependudukan yang dimiliki.
- Pilih kantor imigrasi dan jadwal kedatangan yang tersedia.
- Lakukan pembayaran melalui bank, kantor pos, atau marketplace sesuai instruksi aplikasi.
- Datang ke kantor imigrasi sesuai jadwal dengan membawa dokumen asli dan kode booking.
Pastikan Anda datang tepat waktu sesuai jadwal yang dipilih, karena keterlambatan berpotensi membuat antrean harus dijadwalkan ulang.
Berapa Biaya Pembuatan Paspor
Biaya pembuatan paspor elektronik saat ini terdiri dari dua pilihan masa berlaku, yaitu paspor elektronik 5 tahun dan paspor elektronik 10 tahun, dengan besaran biaya yang berbeda sesuai ketentuan resmi Direktorat Jenderal Imigrasi. Update saat ini biaya pembuatan paspor sebesar Rp. 650.000 untuk masa berlaku 5 tahun, dan Rp.950.000 untuk masa berlaku 10 tahun. Selain biaya normal, tersedia pula layanan percepatan dengan biaya tambahan bagi yang membutuhkan paspor lebih cepat selesai.
Untuk gambaran biaya terkini secara resmi, sebaiknya Anda mengecek langsung melalui aplikasi M-Paspor atau situs resmi Direktorat Jenderal Imigrasi, karena besaran biaya dapat disesuaikan dari waktu ke waktu mengikuti kebijakan pemerintah.
Berapa Lama Proses Pembuatan Paspor
Secara umum, proses pembuatan paspor reguler memakan waktu beberapa hari kerja (4 sampai 5 hari kerja) setelah wawancara dan verifikasi dokumen di kantor imigrasi selesai dilakukan. Bagi yang membutuhkan paspor lebih cepat, tersedia layanan percepatan yang memungkinkan paspor selesai dalam waktu satu hari kerja dengan kuota terbatas dan biaya tambahan.
Karena kuota layanan percepatan biasanya terbatas setiap harinya, sebaiknya jangan mengandalkan opsi ini sebagai rencana utama, dan tetap mengurus paspor jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.
Kapan Waktu Ideal Mengurus Paspor Sebelum Keberangkatan
Idealnya, proses pembuatan paspor sudah dimulai setidaknya dua hingga tiga bulan sebelum tanggal keberangkatan yang tertera pada jadwal keberangkatan umroh yang Anda pilih. Rentang waktu ini memberi ruang cukup untuk mengantisipasi kendala seperti ketidaksesuaian data atau antrean layanan yang padat di kantor imigrasi tertentu.
Setelah paspor selesai, jangan lupa juga mempersiapkan visa umroh, memilih kelas hotel yang sesuai kebutuhan , dan dokumen pendukung lain sesuai arahan travel resmi Anda.
Risiko Jika Data Antar Dokumen Tidak Sesuai
Ketidaksesuaian data antar dokumen kependudukan bisa menimbulkan berbagai kendala, mulai dari permohonan paspor yang tertunda, proses wawancara tambahan di kantor imigrasi, hingga risiko penolakan sementara sampai data diperbaiki. Bila hal ini terjadi mendekati jadwal keberangkatan, risikonya bisa lebih besar karena waktu perbaikan data menjadi sangat terbatas.
Karena itu, memeriksa kesesuaian data sejak awal jauh lebih aman dibanding menunggu masalah muncul saat proses pengajuan berlangsung.
Solusi Jika Data Tidak Sinkron
Bila ditemukan perbedaan data antar dokumen, langkah pertama adalah mendatangi kantor kelurahan atau dinas kependudukan dan pencatatan sipil setempat untuk melakukan perbaikan data resmi. Setelah data diperbarui dan konsisten di seluruh dokumen, barulah permohonan paspor dapat diajukan kembali melalui M-Paspor.
Bila proses perbaikan data membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan, sebaiknya segera informasikan kondisi ini kepada travel Anda agar jadwal keberangkatan dan dokumen pendukung lain bisa disesuaikan.
FAQ Seputar Cara Membuat Paspor untuk Umroh
1. Apa saja dokumen wajib untuk membuat paspor dewasa?
Dokumen yang diperlukan meliputi KTP elektronik, Kartu Keluarga, serta akte kelahiran, buku nikah, atau ijazah yang mencantumkan nama, tempat, dan tanggal lahir.
2. Apakah anak yang belum punya KTP bisa membuat paspor?
Bisa. Syaratnya meliputi Kartu Keluarga, akte kelahiran anak, dan buku nikah orang tua, dengan kedua orang tua wajib hadir langsung saat pengajuan.
3. Mengapa kedua orang tua harus hadir saat mengurus paspor anak?
Kehadiran kedua orang tua diperlukan untuk verifikasi hubungan keluarga sekaligus memastikan adanya persetujuan resmi dari kedua orang tua atas pembuatan paspor anak.
4. Apa yang terjadi jika nama di KTP dan akte kelahiran berbeda?
Permohonan paspor berpotensi tertunda sampai Anda melampirkan surat keterangan resmi dari instansi terkait atau memperbaiki data agar konsisten di seluruh dokumen.
5. Bagaimana cara mendaftar pembuatan paspor?
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi M-Paspor, mulai dari pengisian data, pemilihan kantor imigrasi, jadwal kedatangan, hingga pembayaran secara daring.
6. Berapa lama proses pembuatan paspor biasanya selesai?
Paspor reguler biasanya selesai dalam beberapa hari kerja setelah wawancara, sementara layanan percepatan memungkinkan paspor selesai dalam satu hari kerja dengan kuota terbatas.
7. Kapan waktu terbaik mulai mengurus paspor untuk umroh?
Sebaiknya dimulai sekitar dua hingga tiga bulan sebelum jadwal keberangkatan agar ada waktu cukup mengantisipasi kendala administratif.
8. Apakah paspor lama masih bisa digunakan untuk umroh?
Bisa, selama masa berlakunya masih mencukupi sesuai ketentuan minimal masa berlaku paspor yang diminta maskapai dan otoritas imigrasi Arab Saudi.
9. Ke mana harus memperbaiki data jika ditemukan ketidaksesuaian?
Perbaikan data dilakukan di kantor kelurahan atau dinas kependudukan dan pencatatan sipil setempat sebelum mengajukan permohonan paspor.
Call to Action
Butuh bantuan memastikan dokumen dan jadwal persiapan umroh Anda sudah lengkap? Konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim An Namiroh Travelindo lewat WhatsApp agar seluruh persiapan, termasuk paspor dan visa, berjalan lancar sebelum keberangkatan.