PILIHAN 01
PARADISE / BURJ MAWADDAH
Hotel dan harga pada pilihan ini selalu dibaca dari satu paket yang sama.
UMROH REGULER
Detail keberangkatan, pilihan kamar, hotel, dan ketersediaan dalam satu halaman yang lebih mudah dibaca.
PILIHAN PAKET
Harga kamar mengikuti pilihan hotel yang sama. Ketersediaan kursi tetap milik satu keberangkatan dan tidak berubah saat pilihan kamar berganti.
PILIHAN 01
Hotel dan harga pada pilihan ini selalu dibaca dari satu paket yang sama.
KETERSEDIAAN BERSAMA
Tersedia · 34 kursiKetersediaan ini berlaku untuk keberangkatan, bukan untuk satu pilihan kamar tertentu.
KONTEKS PROGRAM
Pada beberapa keberangkatan, layanan tambahan turut melengkapi perjalanan, membantu Anda merasa lebih nyaman dan menjadikan perjalanan lebih berkesan.
RANGKAIAN PERJALANAN
Harga dan hotel tetap menjadi ringkasan utama. Rangkaian harian disimpan lebih tenang di bawah ini untuk Anda yang ingin mengenal paketnya lebih dekat.
Sebuah perjalanan yang lama dinanti dimulai dari Terminal 2 Juanda. Jamaah menuju Jeddah bersama belum tersedia, lalu melangkah ke kota pertama dalam rangkaian Umroh ini. Setibanya di Jeddah, perjalanan dilanjutkan dengan bus menuju Madinah. Kota Nabi menjadi tempat pertama untuk menenangkan langkah sebelum rangkaian menuju Makkah. Penerbangan menuju Jeddah menggunakan rute transit. Titik transit masih menunggu konfirmasi operasional terbaru.
Hari pertama di Madinah dijalani dengan lebih perlahan. Jamaah mengenal area di sekitar Masjid Nabawi dan menyiapkan waktu untuk ziarah ke Raudhah, membiarkan suasana Kota Nabi menjadi bagian dari perjalanan.
Madinah kemudian dibaca melalui tempat-tempat yang menyimpan jejak perjalanan: Masjid Quba, Jabal Uhud, kebun kurma, dan Masjid Qiblatain. Satu hari untuk mengenal kota ini lebih dekat, tanpa kehilangan ruang untuk kembali beribadah di Masjid Nabawi.
Rangkaian tambahan di Madinah membawa jamaah menuju Jabal Magnet dan melihat percetakan Al-Quran, melengkapi hari dengan pengalaman yang berbeda dari program inti di sekitar Masjid Nabawi.
Waktu bebas di Madinah dapat menjadi kesempatan untuk kembali pada ibadah yang ingin diperpanjang. Bagi jamaah laki-laki, ziarah ke Baqi' juga dapat menjadi pilihan sesuai kondisi dan waktu.
Waktu bebas di Madinah dapat menjadi kesempatan untuk kembali pada ibadah yang ingin diperpanjang. Bagi jamaah laki-laki, ziarah ke Baqi' juga dapat menjadi pilihan sesuai kondisi dan waktu.
Hari ini memberi ruang untuk menjalani Madinah secara lebih pribadi: memperpanjang ibadah, berjalan santai di sekitar Nabawi, berbelanja seperlunya, atau menikmati makanan lokal.
Hari ini memberi ruang untuk menjalani Madinah secara lebih pribadi: memperpanjang ibadah, berjalan santai di sekitar Nabawi, berbelanja seperlunya, atau menikmati makanan lokal.
Tanpa program yang mengikat, jamaah dapat kembali ke Masjid Nabawi kapan pun kondisi memungkinkan, menikmati kuliner di sekitar Madinah, atau sekadar memberi tubuh waktu untuk beristirahat.
Hari ini memberi ruang untuk menjalani Madinah secara lebih pribadi: memperpanjang ibadah, berjalan santai di sekitar Nabawi, berbelanja seperlunya, atau menikmati makanan lokal. Setelah rangkaian di Madinah selesai, perjalanan berlanjut menuju Makkah.
Tiba di Makkah, perjalanan segera menemukan pusatnya. Setelah bersiap, jamaah menunaikan Umroh wajib—memulai hari-hari di Kota Suci dengan thawaf, sa'i, dan rangkaian ibadah yang telah dinanti.
Hari berikutnya membawa jamaah menyusuri jejak perjalanan di sekitar Makkah: Jabal Tsur, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, hingga Mina. Ihram dibawa sejak awal, karena setelah city tour perjalanan berlanjut ke Ji'ronah untuk mengambil miqat dan menunaikan Umroh kedua.
Perjalanan menuju Thaif menghadirkan suasana yang berbeda: singgah di Masjid Ibnu Abbas dan Masjid Addas, melihat kebun mawar dan penyulingan parfum, serta menikmati nasi mandhi khas Thaif. Dalam perjalanan kembali, jamaah mengambil miqat di Qarnul Manazil sebelum menunaikan Umroh ketiga.
Waktu bebas memberi kesempatan untuk memilih sendiri: beribadah lebih lama di Masjidil Haram, melakukan Umroh mandiri dari Tan'im, atau beristirahat sebelum rangkaian berikutnya.
Waktu hari ini menjadi milik jamaah. Ingin lebih lama di Masjidil Haram, tawaf sunnah, berangkat ke Tan'im untuk Umroh mandiri, atau sekadar menikmati suasana sekitar hotel—semuanya dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Makkah tidak selalu harus dijalani dengan jadwal yang padat. Hari ini dapat diisi dengan ibadah pribadi, waktu istirahat, belanja seperlunya, atau mencoba hidangan lokal di sekitar Kota Suci.
Hari tanpa agenda yang mengikat membuka ruang untuk kembali pada hal yang paling ingin dilakukan—tawaf sunnah, doa yang lebih panjang, Umroh mandiri dari Tan'im, atau menikmati suasana Makkah dengan tenang.
Waktu hari ini menjadi milik jamaah. Ingin lebih lama di Masjidil Haram, tawaf sunnah, berangkat ke Tan'im untuk Umroh mandiri, atau sekadar menikmati suasana sekitar hotel—semuanya dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Makkah tidak selalu harus dijalani dengan jadwal yang padat. Hari ini dapat diisi dengan ibadah pribadi, waktu istirahat, belanja seperlunya, atau mencoba hidangan lokal di sekitar Kota Suci.
Waktu hari ini menjadi milik jamaah. Ingin lebih lama di Masjidil Haram, tawaf sunnah, berangkat ke Tan'im untuk Umroh mandiri, atau sekadar menikmati suasana sekitar hotel—semuanya dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Waktu hari ini menjadi milik jamaah. Ingin lebih lama di Masjidil Haram, tawaf sunnah, berangkat ke Tan'im untuk Umroh mandiri, atau sekadar menikmati suasana sekitar hotel—semuanya dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Setelah beberapa hari dengan rangkaian bersama, Makkah dapat dinikmati dengan lebih santai. Jamaah dapat beribadah, mencari oleh-oleh di Tower Zamzam dan sekitarnya, atau menikmati kuliner lokal.
Waktu hari ini menjadi milik jamaah. Ingin lebih lama di Masjidil Haram, tawaf sunnah, berangkat ke Tan'im untuk Umroh mandiri, atau sekadar menikmati suasana sekitar hotel—semuanya dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Setelah beberapa hari dengan rangkaian bersama, Makkah dapat dinikmati dengan lebih santai. Jamaah dapat beribadah, mencari oleh-oleh di Tower Zamzam dan sekitarnya, atau menikmati kuliner lokal.
Hari ini tidak diikat oleh program rombongan. Waktu dapat dipakai untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, memperpanjang doa, atau sekadar memberi tubuh ruang untuk beristirahat.
Makkah tidak selalu harus dijalani dengan jadwal yang padat. Hari ini dapat diisi dengan ibadah pribadi, waktu istirahat, belanja seperlunya, atau mencoba hidangan lokal di sekitar Kota Suci.
Hari tanpa agenda yang mengikat membuka ruang untuk kembali pada hal yang paling ingin dilakukan—tawaf sunnah, doa yang lebih panjang, Umroh mandiri dari Tan'im, atau menikmati suasana Makkah dengan tenang.
Waktu bebas memberi kesempatan untuk memilih sendiri: beribadah lebih lama di Masjidil Haram, melakukan Umroh mandiri dari Tan'im, atau beristirahat sebelum rangkaian berikutnya.
Hari ini tidak diikat oleh program rombongan. Waktu dapat dipakai untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, memperpanjang doa, atau sekadar memberi tubuh ruang untuk beristirahat.
Ada saatnya perjalanan harus pulang. Setelah hari-hari di Makkah dan Madinah, jamaah bersiap menuju Jeddah dan kembali bersama belum tersedia ke Surabaya. Titik transit menunggu konfirmasi operasional terbaru.
MATERI RELEVAN
PANDUAN UMROH
Jarak hotel sering kali lebih berguna untuk dipahami daripada sekadar melihat jumlah bintang. Panduan ini membantu membaca konteks hotel sebelum memilih paket.
Baca selengkapnya →ALUR PENDAFTARAN
Alur ringkas untuk membantu memahami tahap perjalanan tanpa memenuhi halaman dengan detail administratif.
Tanyakan jadwal, pilihan kamar, atau hal lain yang perlu dipastikan.
Tim akan menjelaskan langkah booking sesuai ketentuan program yang berlaku.
Dokumen disiapkan setelah kebutuhan perjalanan dikonfirmasi bersama tim.
Persiapan akhir dilakukan menjelang waktu perjalanan.
KONSULTASI
Mulai dari satu pertanyaan. Tim An Namiroh dapat membantu melihat jadwal ini dalam konteks kebutuhan perjalanan Anda.